PHRI Simalungun Jangan Diam, 13 Karyawan Hotel Parapat Vew Belum Vaksin Tim CSHE Diharapkan Tegur Management.

(Image/Gambar) : PHRI Simalungun Jangan Diam, 13 Karyawan Hotel Parapat Vew Belum Vaksin Tim CSHE Diharapkan Tegur Management.

Simalungun - Sumutpos.id :
Kendati sudah beberapakali diadakan program Vaksinasi di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon,Kabupaten Simalungun, baik untuk masyarakat, TNI-Polri,Guru, bahkan kepada para pemuka Agama,Insan Pers, dan Perhotelan, namun sepertinya pihak management Hotel Parapat Vew Parapat kurang ambil pusing dengan kegiatan tersebut, akibatnya 13 orang karyawan Hotel ini ternyata belum Vaksin.


Saat hal ini dikonfirmasi,Sabtu (21/8/2021), Menejer Parapat Vew Hotel,Budi mengatakan, "Sebahagian, Termasuk Saya Sdh Vaksin di Pagoda yg diselenggarakan Polda...Pak",Ujarnya.


Lalu Budi saat ditanya kenapa masih banyak lagi belum diVaksin, Budi mengatakan saat akan mendaftar ke Puskesmas Parapat selalu full dan tak ada kuotanya lagi, kilahnya.


Ternyata dari 15 karyawan Hotel ini baru hanya dua yang di Vaksin, salah satunya menejernya sendiri,Budi sementara 13 lagi belum Vaksin. "Selasa ini mereka akan di Vaksin, sudah koordinasi dengan Camat", Kata Budi.


Saat Camat Girsang Sipangan Bolon Marwandi Yosua Simaibang menanggapi hal tersebut juga merasa aneh, sebab akumulasi program Vaksin yang dilakukan di Kecamatan ini sudah berkali-kali, apalagi kepada pihak perhotelan bahkan sampai diteleponi, sebaiknya pihak managementnya mengutamakan karyawannyalah, sebab mereka kerab berhubungan dengan wisatawan atau para tamunya di Hotel, jadi dari pihak Parapat Vew Hotel saya menerima 13 nama karyawannya yang belum di Vaksin, padahal mereka masih menerima Tamu pula, Kata Camat.


Salah seorang warga sekitar Hotel,K Sinaga (55) berharap agar Tim dari PHRI Simalungun dan Tim dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berbasis Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) untuk hotel ini diturunkan jika tidak taat aturan sebab kami juga warga diseputar hotel ini butuh perlindungan dari wisatawan yang menginap dihotelnya itu, sebab tamu menuju hotelnya haru melalui  perkampungan kita ini, Ujarnya.


Apalagi para karyawanya, atensi kita sama mereka kerab juga bersama karena memang banyak juga sebagai teman sekampung yang menjadi karyawan disana,barulah kali kami tau, bahwa ada sebanyak 13 karyawannya ternyata belum di vaksin,Ujar Sinaga. (Red-SP.ID/Team/MIO)

Lebih baru Lebih lama