SIMALUNGUN.sumutpos.id – Arisan Parsidomu (Pomparan Sinaga Boru Bere Muslim) putaran ke-7 berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Kegiatan yang menjadi agenda rutin tersebut digelar di kediaman Pembina Parsidomu, H. Amran Sinaga, Jalan Asahan, Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan arisan tersebut dihadiri sejumlah pengurus dan anggota Parsidomu Siantar-Simalungun. Tampak hadir H. Sulaiman Sinaga, Ketua Parsidomu Siantar-Simalungun Hasbi Sinaga beserta jajaran KSB (Ketua, Sekretaris dan Bendahara), Ketua Parsidomu Daulat Sinaga, serta seluruh anggota Parsidomu.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang arisan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi serta meningkatkan rasa kebersamaan di antara keluarga besar Parsidomu.
Suasana penuh kekeluargaan terlihat sejak kegiatan dimulai. Para anggota yang hadir saling menyapa dan berbincang, menunjukkan eratnya hubungan persaudaraan yang selama ini telah terjalin di dalam wadah Parsidomu.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan juga diisi dengan tausiah yang disampaikan Ustadz Dodi Sinaga. Dalam ceramahnya, Ustadz Dodi membahas mengenai pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan keluarga besar.
Menurutnya, silaturahmi memiliki peranan penting dalam menjaga hubungan baik antarsesama. Dengan silaturahmi, komunikasi dapat terus terjalin dan berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan mengedepankan kebersamaan serta rasa persaudaraan.
Ustadz Dodi juga mengingatkan seluruh anggota Parsidomu agar terus menjaga kekompakan dan tidak menjadikan perbedaan sebagai penghalang dalam membangun persaudaraan.
Sementara itu, Pembina Parsidomu, H. Amran Sinaga, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah hadir di kediamannya.
H. Amran Sinaga mengaku bersyukur kegiatan arisan Parsidomu putaran ke-7 dapat terlaksana dengan baik serta dihadiri para pengurus dan seluruh anggota.
Ia berharap Parsidomu ke depan dapat semakin baik, berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya.
“Selamat datang kepada seluruh pengurus dan anggota Parsidomu. Semoga Parsidomu ke depan semakin baik dan terus berkembang,” ujar H. Amran Sinaga dalam sambutannya.
Ia juga berharap kegiatan seperti arisan dan pertemuan rutin tersebut dapat terus dipertahankan. Selain sebagai wadah kebersamaan, kegiatan tersebut dinilai memiliki nilai positif dalam mempererat hubungan kekeluargaan serta memperkuat tali silaturahmi sesama Pomparan Sinaga Boru Bere Muslim.
Ketua Parsidomu Siantar-Simalungun, Hasbi Sinaga, bersama jajaran pengurus juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadiran pengurus dan anggota dalam jumlah yang baik menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjaga keberlangsungan organisasi.
Hal senada juga terlihat dari kehadiran Ketua Parsidomu, Daulat Sinaga, bersama seluruh anggota yang mengikuti kegiatan dengan penuh kekeluargaan.
Arisan Parsidomu putaran ke-7 kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan sebagaimana agenda organisasi. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, penuh canda dan keakraban, namun tetap mengedepankan nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan.
Bagi keluarga besar Parsidomu, arisan bukan sekadar kegiatan rutin untuk berkumpul, tetapi juga menjadi sarana untuk saling mengenal lebih dekat, memperkuat hubungan kekeluargaan serta menjaga komunikasi antaranggota.
Kegiatan tersebut ditutup dengan doa yang dipimpin Ustadz Dodi Sinaga. Melalui doa bersama tersebut, seluruh keluarga besar Parsidomu berharap agar organisasi semakin solid, kompak dan berkembang serta seluruh anggota senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas masing-masing.
Dengan terlaksananya arisan putaran ke-7 ini, keluarga besar Parsidomu diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan dan silaturahmi, sehingga keberadaan Parsidomu dapat terus memberikan manfaat serta menjadi wadah yang mampu menyatukan Pomparan Sinaga Boru Bere Muslim di wilayah Siantar-Simalungun.
Reporter:
Dedi Sinaga
