PEMATANG BANDAR – sumutpos.id Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa, namun perjalanan untuk menghadirkan layanan pendidikan yang layak kerap diwarnai perjuangan luar biasa. Hal inilah yang dirasakan oleh keluarga besar SMP Swasta Yayasan Kerasaan, yang berlokasi di Kelurahan Kerasaan, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Di balik kesederhanaan bangunannya, sekolah ini menyimpan dedikasi tinggi dari para pendidik dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Kepala Sekolah SMP Swasta Yayasan Kerasaan, Osniar br. Samosir, mengisahkan bahwa perjalanan membina dan mempertahankan sekolah ini dipenuhi tantangan yang sangat berat.
"Pada masa awal berdirinya, tantangan infrastruktur sangat terasa. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi kamar kecil saja, kami bersama para guru dan pengurus harus bergotong royong mengangkut air dari rumah warga sekitar," kenang Osniar.
Hingga saat ini, dengan jumlah peserta didik sekitar 50 siswa/siswi, kegiatan belajar-mengajar tetap berlangsung penuh semangat. Kendati demikian, kondisi fisik bangunan sekolah saat ini membutuhkan perbaikan dan perhatian serius. Pihak sekolah berharap adanya uluran tangan dan perhatian dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk revitalisasi sarana dan prasarana penunjang pendidikan.
Di balik keterbatasan fisik bangunan, SMP Swasta Yayasan Kerasaan terus berkomitmen memberikan lingkungan belajar yang inklusif, penuh kekeluargaan, serta membentuk karakter siswa yang mandiri, tangguh, dan berakhlak mulia. Dengan rasio guru dan murid yang ideal, setiap siswa mendapatkan perhatian belajar secara optimal dan personal.
Pihak sekolah mengundang seluruh masyarakat dan para orang tua di wilayah Pematang Bandar dan sekitarnya untuk tidak ragu mendaftarkan putra-putrinya ke SMP Swasta Yayasan Kerasaan. Sekolah ini siap membimbing dan mencetak generasi muda yang berdaya saing serta berkarakter kuat.(Red)
