TANJUNG MORAWA - SUMUTPOS.id - Kecemasan warga Desa Naga Timbul Kecamatan Tanjung Morawa yang berada dekat dengan proyek pembangunan Tembok Penahan Milik Dinas SDABMBK bersama Rekanan menjadi momok menakutkan, Sebab Proyek yang pelaksanan nya dijadwalkan selesai dalam 60 hari Kalender,sampai hari ini Kamis 27 Agustus 2026 tak kunjung selesai,justru sebaliknya,Proyek Pembangunan Tembok penahan yang di kerjakan oleh Rekanan CV Sinar Tiga yang menelan Anggaran RP 197.750.000 Mangkrak sudah kurang lebih 3 Minggu Kamis 27 /8/2026
Berdasarkan keterangan masyarakat berinisial (S) saat ditemui awak media yang rumah nya tidak jauh dari proyek Pembangunan Tembok Penahan tersebut mengatakan,Kalau pekerjaan tersebut awal mula di kerjakan di bulan Juni 2026, sampai bulan Agustus sudah mau akhir,Pekerjaan juga belum selesai,dan sudah lebih dari 60 hari Kalender,sepengetahuan saya,Masi 15 hari kerja,sudah di tinggal pergi sama pemborongnya, Sementara Proyek tersebut diduga sudah dua kali ganti pemborong (Rekanan) jelas seorang warga kepada awak media.
Lanjut.Kami warga yang bersebelahan dengan proyek Tembok Penahan Resah dan takut,ini musim hujan,kalau tidak cepat dikerjakan nanti tambah parah,tidak menutup kemungkinan rumah ini bisa jatuh dan makan korban,sebab dasar nya sudah di korek pekerja sebelum nya Geram seorang warga yang rumah nya tak jauh dari proyek.
Pantauan awak media di lokasi pembangunan,membenarkan Proyek Tembok Penahan milik Dinas SDABMBK Kabupaten Deli Serdang Diduga Mangkrak,tidak ada nampak aktifitas dilokasi proyek pembangunan Tembok Penahan.
Awak media juga menyoroti,apabila tidak cepat diselesaikan,akan ada jatuh korban.
Parahnya lagi,Proyek Ratusan juta,sumber Dana APBD Tahun 2026,Plang Proyek (Papan Informasi) Di Tempelkan di dinding Rumah warga,kemungkinan untuk menghemat anggaran dan mencari keuntungan besar.
Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang Janso Sipahutar 26/8/2026 enggan menjawab Konfirmasi awak media,dalam hal ini,Kadis Janso diduga sudah mengetahui proyek tersebut mangkrak,dan diduga Kadis SDABMBK Deli Serdang Lalai dalam pengawasan suatu pekerjaan dan tidak bertanggungjawab.
Apakah Harus Ada jatuh Korban Dulu.?
Minta kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang,agar menindak Oknum Kepala Dinas SDABMBK yang diduga Lalai dalam Tanggungjawabnya , dan Diduga mementingkan Jual Beli Proyek saja kepada Rekanan,sementara Rekanan tidak ada tanggungjawabnya terhadap Pekerjaan.
Sementara Proyek Pembangunan Tembok Penahan di Desa Naga Timbul Kecamatan Tanjung Morawa Sudah melewati batas pelaksanaan,dan sekitar kurang lebih 3 Minggu pekerjaan terhenti alias Mangkrak,terkait pekerjaan yang diduga mangkrak,negara di Rugikan.
Sampai berita ini di terbitkan Proyek Pembangunan Masi Terhenti alias Mangkrak sekitar kurang lebih sudah 2 minggu
(HTO)
