-->

Notification

×

Iklan

Iklan

 


Tag Terpopuler

Terpujilah Putra Daud, terberkatilah yang datang atas nama Tuhan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | Maret 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-28T12:22:05Z

 


MIMBAR KASIH

(Minggu Palma)


                   RAJA YANG LEMAH LEMBUT

                              (Matius 21:1-11)

Oleh: Julister Sihite, S.Pd

"Terpujilah Putra Daud, terberkatilah yang datang atas nama Tuhan!"


Setiap tahun, orang Yahudi dari seluruh penjuru naik ke Yerusalem, untuk merayakan Paskah, kenangan saat Tuhan membebaskan mereka dari perbudakan Mesir.


Yesus juga pergi ke pusat peribadatan orang Yahudi itu. KedatanganNya merupakan perwujudan nubuat Nabi Zakaria. Yesus, Mesias yang datang itu, memiliki wibawa seorang Raja. Ia memahami kerapuhan manusia.


Di jalan yang dilalui Yesus, orang menghemparkan pakaian. Dengan itu kaki Yesus tidak menjejak tanah, yang melambangkan kerapuhan dan kelemahan manusiawi.


Raja yang datang ini, mengatasi kelemahan dengan kebijaksanaan yang lembut dan berwibawa. Tindakan orang banyak itu juga hendak menyatakan kesediaan mereka untuk tunduk kepada Raja yang datang itu.


Mereka bersorak - sorai, memotong ranting dan menyebarkannya di jalan. Bangsa itu haus akan kedamaian. Mereka merindukan Penyelamat, Raja yang lemah lembut dan rendah hati. Seluruh harapan itu mereka taruh di pundak Yesus.


Pekan Suci ini, kita awali dengan Minggu Palma. Daun Palma, menandakan kerinduan dan keterbukaan hati menyongsong Juruselamat. Dia mau masuk ke kota kita, ke dalam hati sanubari kita.


Dialah satu - satunya harapan kita, yang akan membebaskan dari segala beban penderitaan hidup kita. Dialah Tuhan, Raja dan Juruselamat. Dalam Dia, kita temukan kelemah lembutan, damai dan suka - cita kejayaan.


Dalam Minggu Palma ini, setelah usai Perayaan Ekaristi, kita diajak untuk membawa pulang daun Palma ke rumah kita dan menyematkannya pada salib. Itu adalah pertanda bahwa kita turut menyongsong dan mengakui bahwa Kristus adalah Raja kita.


Yesus Kristus meraja melalui jalan salib. Yesus hendak menunjukkan, jalan yang harus kita tempuh untuk memperoleh damai sejati, yakni SALIB. Semoga Tuhan Yesus selalu meraja di dalam hati sanubari kita. Amin. Tuhan Yesus Memberkati.(***)

×
Berita Terbaru Update