SIMALUNGUN - sumutpos.id - Atmosfer politik di Kabupaten Simalungun mulai menghangat. Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Simalungun "Bung Sahata Silalahi" menyatakan siap tancap gas memperluas kekuatan hingga ke pelosok nagori. Ketua DPD PSI menegaskan, partainya tidak ingin sekadar menjadi pelengkap demokrasi, tetapi tampil sebagai motor perubahan di Tanoh Habonaron Do Bona.(Sabtu,14/02/2026)
Dengan semangat pembaruan, PSI Simalungun mulai melakukan konsolidasi besar-besaran. Struktur kepengurusan diperkuat dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Generasi muda, perempuan, dan tokoh masyarakat didorong untuk ikut ambil bagian dalam gerakan politik yang disebutnya “bersih, berani, dan progresif.”
“Kami hadir bukan hanya menjelang pemilu. Kami ingin berada di tengah masyarakat, mendengar langsung persoalan mereka, dan ikut mencarikan solusi,” tegas Ketua DPD PSI Simalungun.
Tak hanya fokus pada struktur, PSI juga berencana menggelar pendidikan politik, dialog publik, serta kegiatan sosial sebagai bentuk pendekatan nyata kepada warga. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk membangun kepercayaan sekaligus memperluas basis dukungan.
Beberapa pengamat politik lokal menilai, manuver PSI ini bisa menjadi warna baru dalam dinamika politik Simalungun, terutama jika mampu konsisten menyentuh isu-isu krusial seperti lapangan kerja, pelayanan publik, dan pemberdayaan pemuda.
Dengan slogan perubahan dan semangat solidaritas, PSI Simalungun optimistis mampu menjadi kekuatan politik alternatif yang diperhitungkan. “Kami ingin merebut hati rakyat dengan kerja nyata, bukan sekadar janji,” pungkasnya penuh keyakinan.
Liputan. Marulak Haloho
