Menko Luhut Bongkar Rencana Besar Jokowi Akhir Juli Mendatang -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Menko Luhut Bongkar Rencana Besar Jokowi Akhir Juli Mendatang

Wednesday, July 13, 2022

Menko Luhut Bongkar Rencana Besar Jokowi Akhir Juli Mendatang, Siap-siap

Jakarta-Sumupos.id: Presiden Jokowi berencana akan mengunjungi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) akhir Juli 2022 mendatang.

Oleh karena itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berharap kerja sama Global Maritime Fulcrum-Belt and Road Initiative (GMF-BRI) Indonesia dengan Tiongkok bisa segera diperpanjang.

Sehingga, Jokowi dapat segera menandatangani kesepakatan tersebut saat melakukan kunjungan ke Tiongkok.

Hal itu disampaikan Luhut di hadapan seluruh delegasi RI dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) termasuk Menlu China Wang Yi.

Ia menyampaikan harapan itu di acara High-Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) di Nusa Dua, Bali.

“Di hadapan seluruh delegasi RI dan RRT, saya sampaikan harapan saya agar sinergi ‘Global Maritime Fulcrum- Belt and Road Initiative’ (GMF-BRI) yang merupakan kebijakan Indonesia dan Tiongkok, bisa segera diperpanjang kesepakatan MoU GMF-BRI tersebut, sehingga dapat di-sign oleh Presiden @jokowi saat kunjungan beliau ke Tiongkok yang rencananya dilaksanakan pada akhir Juli 2022,” kata Luhut, seperti dikutip di Instagram pribadinya, Selasa (12/7/2022).


 

Dalam keterangannya, Luhut juga mengapresiasi General Administration of Customs China (GACC) yang telah membantu memfasilitasi industri perikanan di dalam negeri.

Khususnya setelah industri perikanan dalam negeri yang terhantam dampak pandemi COVID-19.

“Selain itu, saya juga mengapresiasi ‘General Administrasion of Customs China’ (GACC) yang telah membantu memfasilitasi industri perikanan serta produk dalam negeri Indonesia untuk bergerak kembali pasca pandemi COVID-19,” lanjut Luhut.

Ia yakin bantuan tersebut akan semakin memperkuat kerja sama perdagangan Indonesia dan Tiongkok setiap tahunnya.

Luhut menyebut Menlu China Wang Yi adalah sahabat lamanya yang mendukung terciptanya masyarakat senasib dan sepenanggungan.

Ia merasa bangga bertemu Wang Yi di Indonesia.

“Sebagai sahabat lama yang sama-sama mendukung terciptanya masyarakat senasib sepenanggungan, saya merasa tidak ada kata selain kebanggaan bahwa pertemuan kedua Dialog Tingkat Tinggi Dan Mekanisme Kerja Sama (HDCM) Indonesia dan Tiongkok bisa terwujud,” kata Luhut.


 

Luhut mengaku bahagia Wang Yi bersedia hadir untuk berdialog mengenai kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Tiongkok.

Lebih lanjut, Luhut melihat Wang Yi sangat antusias kala menyampaikan apresiasi kepada Indonesia yang telah menyelenggarakan pertemuan menteri luar megeri G20 yang inklusif.

Tak hanya itu, Luhut mengungkap sempat menyampaikan harapan langsung kepada Wang Yi.

Ia menyatakan agar diskusi yang sudah berjalan dapat menjadi tonggak sejarah penting untuk hubungan bilateral kedua negara.

Luhut juga mengingatkan Wang Yi untuk tidak melupakan agenda selanjutnya yang tidak kalah penting yakni menikmati keindahan Pulau Dewata.

“Tak lupa saya ingatkan kepada beliau untuk tidak melewatkan agenda selanjutnya yang tak kalah penting, yaitu menikmati keindahan alam, kekayaan budaya, serta kuliner yang ada di Pulau Dewata,” tambah Luhut. (RED-SP.ID/Tim01)