Kabar Penculikan Anak di Balige Geger -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Kabar Penculikan Anak di Balige Geger

Friday, June 3, 2022



Balige-Sumutpos.id:Informasi yang beredar di masyarakat tentang adanya penculikan anak di desa Sibolahotang Sas Balige sempat menggegerkan warga Toba.
Hal ini di ketahui saat Polsek Balige menerima Laporan/Pengaduan dari Kepala Desa Sibolahotang Sas dan informasi dari media sosial tentang adanya dugaan penculikan anak.

Awalnya masyarakat Sibolahotang melaporkan kepada Kepala Desa bahwa ada dicurigai penculikan anak di depan warung Pak Meri, Kamis  (02/6/2022), dimana masyarakat melihat anak tersebut menangis bersama seorang laki-laki dewasa sehingga timbul kecurigaan dari masyarakat anak itu di culik dan selanjutnya melaporkan ke Kepala Desa.

Kepala Desa Sibolahotang Sas Carles Hendro Tampubolon melaporkan kejadian dugaann penculikan anak ini ke Polsek Balige yang selanjutnya Polsek Balige meneruskan laporan ini ke Polres Toba untuk menindak lanjuti dan Patroli Samapta membawa anak dan seorang laki-laki dewasa  ke Polres Toba.

Dengan menyebarkan informasi, oleh Kasi Humas Iptu B. Samosir tentang anak dan seorang laki-laki dewasa yang diduga menculik anak itu dengan bantuan rekan-rekan media melalui medsos. Informasi tersebut sampai ke keluarga anak dan laki-laki dewasa tersebut dan datang ke Polres Toba" dengan menunjukkan Kartu Keluarga (KK) dan Akte Nikah bahwa anak tersebut adalah anak mereka dan juga laki-laki dewasa yang diduga pelaku penculikan adalah benar Ayah dari anak tersebut dan Suami dari Ibu Magdawati Br. Sagala."sebut Kasi Humas

Dan setelah diklarifikasi bahwa laki-laki dewasa yang diduga pelaku penculikan anak itu bernama Andi Fransen Nababan sesuai dengan Kartu keluarga yang ditunjukan Istrinya yang bernama Magdawati Br. Sagala sesuai dengan Akte Pembeekatan  Nikah mereka.

Berdasarkan bukti dan surat yang ditunjukkan oleh Istri atau Ibu bahwa benar mereka adalah satu keluarga . Dan menurut keterangan dari Istrinya bahwa suaminya tersebut mengalami gangguan mental/jiwa .Selanjutnya Sat Reskrim Polres Toba menyerahkan anak dan suaminya untuk dibawa dan kembali kerumahnya.


Sebelum meninggalkan Polres Toba, Ibu Magdawati dan keluarga mengucapkan terimakasih kepada Polri khususnya Polres Toba dimana telah mempertemukan keluarga kami dengan aman dan dalam keadaan sehat. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih ."ucapnya. (Red-SP.ID/DS).