Lagi - Lagi Wartawan Mitra Poldasu Dianiaya Beberapa Preman Saat Meliput Di Pelabuhan Angin Gunungsitoli -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Lagi - Lagi Wartawan Mitra Poldasu Dianiaya Beberapa Preman Saat Meliput Di Pelabuhan Angin Gunungsitoli

Wednesday, March 16, 2022

( Image/gambar): Korban Penganiayaan Di Pelabuhan Angin Gunungsitoli

Gunungsitol - Sumutpos.id : Terjadi lagi penganiayaan wartawan di Pelabuhan Angin Gunungsitoli yang menyebabkan  Wartawan Mitra Poldasu menjadi korban kekerasan fisik oleh sejumlah preman.

Mereka tidak terima atas kedatangan Jurnalis/Wartawan Media Mitra Poldasu yang menyebut mereka melakukan pungutan serta berbohong kepada setiap penumpang di kapal tersebut, yang sudah meresahkan masyarakat kepulauan Nias bertahun-tahun yang lalu  beroperasi. Rabu ( 16/03/2022 ) 

Pihak korban, Jurdil Laoli menuturkan kronologi  peristiwa tersebut.  Saat itu korban bersama 2 orang rekannya sedang melaksanakan tugas jurnalistik,dimana ada dugaan pungutan liar, yang dilakukan ABK di dalam kapal penumpang dari pelabuhan Gunungsitoli menuju pelabuhan Sibolga. 

Jurdil Laoli dan dua rekannya, didatangi sekelompok preman, tanpa tanya  langsung menghajar korban hingga mengalami luka dibagian bawah bibir korban. 

Ironisnya lagi, para preman yang lebih dari tiga orang tersebut melakukan pengejaran terhadap korban di depan pos polisi pelabuhan Gunungsitoli Nias Sumut dan di sebelah kanan korban ada anggota polisi.

Para preman diduga kuat suruhan Oknum yang selalu melakukan pungutan liar dipelabuhan dan juga di dalam kapal. 


"Saya dianiaya di depan Kapol Pos polisi pelabuhan, hingga mengalami luka enam jahitan di bagian bibir," ucap Jurdil. 

Selain itu, Hp Korban yang Saat itu sedang dipakai untuk melaksanakan tugas sebagai Jurnalis menjadi rusak akibat peristiwa tersebut. Korban langsung  melaporkan kejadian itu di Mapolres  Nias. 


Hal ini berdasarkan laporan  Jurdil Laoli Umur (28) tahun dengan STPL/101/III/2022/NS, Dalam perkara "Secara Bersama-sama melakukan kekerasan fisik terhadap orang lain dan atau penganiayaan"


Kepada sejumlah wartawan, korban mengatakan kalau aksi penyerangan serta penganiayaan tersebut terkait informasi adanya dugaan Pengutipan liar dikapal Penumpang /di pelabuhan Gunungsitoli Nias yang di lakukan Oknum Anak buah Kapal (ABK) 


Ironisnya pihak Kepala Pos Polisi Pelabuhan (KP3) Gunungsitoli Ipda Sopani Daeli terkesan mengelak saat awak media mengkonfirmasi tentang kejadian tersebut.  Silahkan di konfirmasi kepada pihak Polres Nias",ucapnya. 

Padahal menurut keterangan salah satu warga yang tidak mau menyebutkan namanya, yang pada saat kejadian berada disekitar tempat tersebut, membenarkan adanya perjara tersebut.  

"Benar Pak,  Sabtu malam ada orang berantam di pelabuhan Gunungsitoli, namun saya tidak tau namanya, " tuturnya. 

Pada saat dikonfirmasi, Paur Humas Polres Nias Aiptu Yadsen Hulu, SH kepada awak media mengatakan via WhatsApp, laporannya sudah diterima dan masih dalam penyelidikan . (Red-SP. ID/FH)