BERINGIN - sumutpos.id - Proyek pekerjaan pembangunan Drainase yang ada di Dusun Damai Desa Tumpatan abaikan prosedur menggunakan Plang, Pekerjaan tersebut sudah dikerjakan (berjalan) namun Plang pekerjaan tidak nampak terpampang di lokasi proyek,dugaan kuat Rekanan dan pengawas abaikan Prosedur dan dugaan kuat di sengaja, agar penggunaan anggaran pekerjaan tidak di ketahui,supaya masyarakat tidak mengetahui,berapa anggaran yang digelontorkan,dan berapa hari pekerjaan serta nama CV yang mengerjakan nya (Rekanan) Kamis 9/7/2026.
Seharusnya,keterbukaan publik dalam menggunakan anggaran lebih transparan dan lebih memprioritaskan dalam hal Plang, Sebelum pekerjaan dimulai seharusnya Plang tersebut sudah terpampang,agar masyarakat mengetahui, lebih jelas dan transparan,bukan sebaliknya terselubung ini,Proyek Pemerintah,menggunakan anggaran APBD,melalui Dinas SDABMBK Deli Serdang,bukan proyek Siluman.
Salah seorang warga Berinisial HT mengatakan, awal nya Proyek Pembangunan Drainase menggunakan alat berat untuk menggali tanah,sampai sampai lantai rumah warga pecah keramiknya,sekitar kurang lebih 2 Minggu baru pekerjaan dikerjakan tepatnya hari Kamis 9/7/2026,dengan menggunakan bahan UDITCH.
Peletakan UDITCH untuk pekerjaan Drainase sesuka hati,tepat nya ditengah jalan akses masyarakat,serta sangat membahayakan bagi pengguna jalan,dalam hal ini kurang nya Pengawasan dari Dinas SDABMBK dan Rekanan.
Mirisnya.! Warga juga mengeluhkan, pekerjaan Drainase dengan menggunakan Uditch tersebut tidak memiliki Plang, Para Pengawas dan Rekanan tidak nampak di lokasi,dugaan kuat seperti Proyek Siluman.
Saat dikonfirmasi awak media 9/7/2026, Kepala Dinas SDABMBK Janso Sipahutar dan Kabid Ir Marlina br Simanjuntak,Bungkam,tidak menjawab pertanyaan dan konfirmasi awak media,diduga Alergi terhadap awak media (Wartawan)
Minta kepada Bapak Bupati Dan Wakil Bupati Deli Serdang,menindak Oknum Kadis SDABMBK beserta Kabid nya,serta pengawasnya yang diduga Lalai dalam mengawasi pekerjaan pembangunan Drainase di Dusun Damai Desa Tumpatan Kecamatan Beringin,yang tidak memiliki Plang seperti Proyek Siluman,serta masyarakat Resah terkait peletakan alat UDITCH sesuka hati ditengah jalan, tidak memikirkan bahaya dan resiko bagi masyarakat terutama anak anak.
(TIM)
