![]() |
| Tempat Kejadian Perkara,Korban Tabrak Lari |
SIMALUNGUN – Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun memberikan peringatan keras kepada pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang pelajar perempuan berinisial PF (17). Polisi kini mengerahkan metode PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) untuk melacak keberadaan pengemudi Toyota Kijang Innova yang melarikan diri usai kecelakaan beruntun pada Selasa (17/2).
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun, IPDA Yancen Hutabarat, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam.
"Kami tidak akan berhenti sampai pelaku tertangkap. Pendekatan prediktif kami gunakan untuk menganalisis rute pelarian dan karakteristik kendaraan pelaku," ujar IPDA Yancen pada Rabu malam (18/2).
![]() |
| Korban Tabrak Lari |
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Pematangsiantar-Raya KM 8-9, Nagori Janggir Leto, sekitar pukul 13.20 WIB. Kecelakaan bermula saat motor Honda Vario yang dikendarai korban menabrak bagian belakang mobil Innova yang melakukan pengereman mendadak.
Nahas, korban terjatuh ke jalur berlawanan dan tersenggol mobil Ford Ranger yang datang dari arah depan. Sementara pengemudi Ford Ranger bersikap kooperatif, sopir Innova justru memacu kendaraannya meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan.
![]() |
| Korban Tabrak Lari |
Langkah Tegas Kepolisian
IPDA Yancen menjelaskan bahwa timnya hanya butuh waktu 30 menit untuk tiba di TKP dan melakukan olah tempat kejadian secara sistematis.
- Prediktif: Menganalisis pola pelarian pelaku.
- Responsibilitas: Penanganan cepat korban dan pengamanan barang bukti.
- Transparansi: Memberikan keadilan bagi semua pihak, termasuk saksi dan pengemudi Ford Ranger yang kooperatif.
"Pelaku tabrak lari adalah tindakan pengecut. Kami menghimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan mobil Toyota Kijang Innova tersebut untuk segera melapor ke Polres Simalungun," tutupnya. *Ald**


