-->

Notification

×

Iklan

 



Iklan

 


Tag Terpopuler

Gakkum Polres Simalungun Sikat Balap Liar, 4 Motor Diamankan: “Stop Sebelum Nyawa Melayang!”πŸ‘‡πŸ‘‡

Minggu, 22 Februari 2026 | Februari 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-22T16:30:32Z

 



SIMALUNGUN.sumutpos.id – Hentikan sebelum terlambat! Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun mengeluarkan peringatan keras kepada remaja dan pemuda agar tidak terlibat aksi balap liar. Pasalnya, sejak awal tahun 2026 hingga Februari ini, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Simalungun mengalami peningkatan signifikan, dengan banyak korban luka berat hingga meninggal dunia.


Minggu pagi (22/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, tim Unit Gakkum langsung turun ke lapangan menggerebek salah satu titik yang kerap dijadikan arena balap liar di kawasan Sawah Senja, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat unit sepeda motor serta membubarkan kerumunan anak muda yang hendak melakukan balapan.


Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Minggu siang sekitar pukul 11.30 WIB menyampaikan himbauan serius dari jajaran Unit Gakkum.


> “Unit Gakkum Polres Simalungun menghimbau agar anak-anak remaja tidak melakukan balap liar. Ini bukan main-main. Dalam awal tahun 2026 hingga bulan ini, kejadian laka lantas meningkat, dan banyak di antaranya melibatkan pelaku balap liar hingga meninggal dunia,” ujar AKP Verry dengan nada tegas.





Data yang mencengangkan tersebut mendorong Unit Gakkum bertindak lebih agresif melalui patroli dan razia intensif, terutama di titik-titik rawan yang terindikasi sering dijadikan lokasi balap liar.


Operasi Minggu pagi itu dipimpin Kanit Gakkum IPDA Yancen Hutabarat, S.H., bersama sejumlah personel Sat Lantas. Setibanya di lokasi, petugas langsung membubarkan kerumunan dan mengamankan kendaraan yang diduga akan digunakan untuk balapan.


> “Kami tidak main-main. Kami langsung datang ke lokasi untuk membubarkan kerumunan dan mengamankan kendaraan. Personel juga tetap standby guna memastikan tidak ada yang kembali berkumpul,” tegas AKP Verry.




Korban Terus Bertambah, Orang Tua Diminta Awasi Anak


Yang lebih memprihatinkan, berdasarkan catatan Unit Gakkum, sebagian besar korban balap liar adalah anak-anak muda usia produktif. Banyak di antaranya harus meregang nyawa akibat aksi ugal-ugalan di jalan raya.


> “Bayangkan, orang tua yang seharusnya melihat anaknya meraih masa depan cerah, justru harus kehilangan anak mereka karena balap liar. Ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi soal nyawa yang hilang dan keluarga yang hancur,” ungkapnya dengan nada prihatin.




Unit Gakkum menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap aksi berbahaya tersebut. Kendaraan akan diamankan dan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.


Selain itu, kepolisian juga mengimbau peran aktif orang tua untuk mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari dan akhir pekan.


> “Kami minta orang tua lebih peduli dan mengawasi aktivitas anak. Komunikasi yang baik dalam keluarga sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.




Tak hanya itu, masyarakat juga diminta segera melapor apabila melihat adanya indikasi balap liar di lingkungan sekitar.


> “Jika melihat kerumunan anak muda dengan sepeda motor di tempat sepi, terutama malam hari, segera hubungi kami. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam memberantas balap liar,” tegas AKP Verry.




Mengakhiri pernyataannya, AKP Verry menyampaikan pesan penuh empati kepada generasi muda.


> “Kalian adalah aset bangsa dan masa depan Indonesia. Jangan sia-siakan hidup hanya untuk sensasi sesaat. Sudah banyak korban berjatuhan. Stop balap liar! Nyawa kalian berharga,” pungkasnya penuh determinasi.


Reporter :

  Wargo Mawardi

×
Berita Terbaru Update