-->

Notification

×

Iklan

Iklan

 


Tag Terpopuler

ALLAH MENOLONG

Minggu, 22 Maret 2026 | Maret 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-22T00:43:41Z

 MIMBAR KASIH



(Minggu Prapaskah V)

                         (Yohanes 11:1-45)

Oleh: Julister Sihite, S.Pd

Mendengar Yesus, Marta berlari keluar dan berkata: "Tuhan, sekiranya Engkau disini, saudaraku pasti tidak mati." Marta senang, tetapi juga sedih dan jengkel.


Senang bahwa Yesus akhirnya datang. Jengkel dan menyayangkan Yesus ada ditempat lain pada saat dibutuhkan. Kini semua sudah terlambat, nasi telah menjadi bubur. Lazarus sudah empat hari terbaring dalam kubur.


Yesus mengingatkan Marta, bila seseorang percaya ia akan melihat kemuliaan Allah. Bila Marta dan siapa saja mau memasrahkan urusan yang toh tak dapat ditangani sendiri, maka kebesaran Illahi akan bisa dialami.


Yesus memandang ke atas dan mengucap syukur, berseru dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar." Seruan Yesus ditujukan, pertama kepada Lazarus agar keluar. Kedua kepada Allah yang akan menolong.


Lazarus berarti ALLAH MENOLONG. Allah tak pernah diam bila namaNya diserukan. Allah akan menolong untuk keluar dari kesulitan dan persoalan seberat dan sesulit apapun itu.


Orang yang sudah mati empat hari dan membusuk itu menaati kata - kata Yesus. Orang yang dikasihi akan selalu mendengarkan Dia yang bersabda. Tidak ada yang dapat merintangi, termasuk kematian.


Tindakan Yesus ini, bukan semata - mata demi keselamatan Lazarus, tetapi agar mereka menyaksikan peristiwa itu percaya dan mengimani kebesaran kuasa Allah yang tampak dalam dan melalui Yesus.


Pada Minggu Prapaskah terakhir ini, dalam perjalananNya yang terakhir ke Yerusalem, sebelum masuk dalam kegelapan penderitaan dan kematian, Yesus menunjukkan bahwa kematian bukanlah akhir dari segala - galanya.


Sebelum merayakan Paskah, Gereja mengajak kita merenungkan apa yang terjadi atas diri Lazarus, yakni perjalanan dari kematiaan menuju kehidupan. Misteri wafat dan kebangkitan Kristus adalah jalan untuk memperoleh hidup yang kekal.


Kita diajak juga, mematikan dosa - dosa kita, agar bangkit bersama Dia sebagai ciptaan baru, yang dimurnikan dengan darah dan pengampunanNya. Dialah Tuhan yang menghidupkan dan memberi semangat dalam perjalanan hidup kita. Amin. Tuhan Yesus Memberkati.

×
Berita Terbaru Update