Buka kegiatan Vaksinasi 10 ribu Dosis, Wakil Bupati Simalungun: Masyarakat jangan Takut di Vaksin -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Pengikut


Iklan

Buka kegiatan Vaksinasi 10 ribu Dosis, Wakil Bupati Simalungun: Masyarakat jangan Takut di Vaksin

Senin, 04 Oktober 2021

 

(Image Gambar) : Wabup Simalungun Zonny Waldi saat membuka acara vaksinasi 10 ribu Dosis di Parapat.

Simalungun - Sumutpos.id : Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldi SSos MM secara resmi membuka kegiatan vaksinasi 10 ribu dosis yang dilaksanakan Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Jakarta, di Open Stage Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Sumut,  Senin (4/10/2021).


Menurut ketua panitia dr Fransisco MH Panjaitan, dalam laporannya menyampaikan kegiatan vaksinasi 10 ribu dosis,  yang dilaksanakan IKA USU Jakarta mendapat dukungan Kementerian Kesehatan, Kemenkominfo dan Pemkab Simalungun. 


Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Simalungun dilaksanakan di 3 lokasi yakni di Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon sebanyak 4000 dosis, Saribudolok Kecamatan Silimakita 3000 dosis dan di Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok sebanyak 3000 dosis.


"Kegiatan ini dilaksanakan secara simultan dan di dua kecamatan telah terlakasana. Kami mohon do'a dan dukungan kepada semua pihak agar kegiatan ini berjalan lancar, dan Simalungun mencapai herd immunity,"ujarnya.


Dalam sambutannya Wakil Bupati Simalungun menjelaskan bahwa,  Kabupaten Simalungun terdapat 32 kecamatan dengan penduduk lebih dari 1 juta jiwa.Target vaksinasi di Kabupaten untuk mencapai herd immunity kirang lebih sekitar 788.362 orang dan hingga sampai saat ini yang sudah melaksanakan vaksinasi dosis pertama 48,45% dan vaksinasi dosis dua 13,73%.


Wabup menyampaikan bahwa Covid-19 ini tidak hanya mempengaruhi kesehatan tapi juga berdampak luas kepada perekonomian,  budaya,  tatakrama dalam kegiatan sosial. "Luas sekali dampak dari wabah Covid ini,"katanya.


Untuk itu terkait vaksinasi ini kami berharap kepada Kemenkes RI agar daerah Simalungun menjadi perhatian khusus,  apalagi Kecamatan Girsang Sipangan merupakan kawasan Danau Toba menjadi kawasan super prioritas destinasi pariwisata nasional. 


"Ada sekitar 12 ribu jiwa masyarakat di kecamatan ini dan yang sudah  divaksin ada sekitar 5  ribu orang, jadi sekitar 7 ribu orang yang divaksin hari ini,"kata Wabup sembari menyampaikan apreaiasi kepada IKA USU yang menginisiasi pelaksanaan Vaksinasi 10 ribu dosis di Kabupaten Simalungun. 


"Jika vaksinasi ini dilaksanakna di kecamatan ini berarti hanya sekitar 3 ribu orang lagi masyarakat yang belum di vaksin,"kata Wabup yang selanjutnya memerintahkan Dinas Kesehatan,  untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi lanjutan di Kota Kecamatan Girsang Sipangan Bolon pada bulan Oktober ini juga kepada masyarakat.


Wabup berharapkan dalam bulan ini juga masyarakat di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon sudah tervaksinasi 100 persen,sehingga wisatawan yang datang di Parapat ini tidak khawatir lagi, karena Parapat merupakan pintu gerbang wisata Danau Toba. 


"Kepada masyarakat mari kita dukung kegiatan ini, mari kita bersinergi dengan baik sehingga bulan oktober ini sasaran 14 ribu bisa terlaksana dengan baik. Meskipun sudah di vaksin tetap laksanakan protokol kesehatan dengan melaksanakan 5 M dan masyarakat jangan takut di vaksin," ujar Wabup. 


Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Ditjen IKP Kementerian Kominfo Septriana Tangkary dalam sambutannya, mengatakan bahwa saat ini pemerintah menargetkan bahwa pada akhir tahun 2021, 70% masyarakat Indonesia sudah divaksin. Untuk itu Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti PIKA USU Jakarta dan sekitarnya dan Kementerian Kesehatan RI dan Pemerintah Daerah untuk menyelenggarakan vaksinasi di beberapa wilayah.


“Program vaksinasi itu diperlukan agar masyarakat memiliki imunitas yang tinggi. Karena semakin banyak masyarakat yang memiliki imunitas yang baik, maka dapat menumbuhkan kembali roda perekonomian di negeri kita,” ungkap Septriana sembari berharap dengan adanya sosialisasi dan kegiatan ini dapat membuat masyarakat lebih terpacu untuk divaksin dan lebih berhati-hati dalam menerima atau menyebarkan informasi tentang vaksin.


Di kesempatan yang sama, Plt. Direktur Surveilance dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan dr 

Prima Yoshephine menjelaskan bahwa harus ada kerjasama dari berbagai pihak dan masyarakat untuk terus mendukung program percepatan vaksinasi.


“Harapan kita, acara yang diselenggarakan IKA USU ini dapat membantu percepatan vaksin bagi masyarakat, dan kita juga harus sadar kalau setelah menerima vaksin tetap harus menjaga prokes,” jelas dr. Prima.


Maralop Nainggolan selaku Ketua IKA USU Jakarta dan sekitarnya mengungkapkan bahwa Simalungun merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Utara yang masih memerlukan percepatan vaksinasi. Ia juga berharap dengan adanya program percepatan vaksinasi ini dapat membangung herd immunity di Simalungun, dan industri pariwisata di kabupaten tersebut segera bangkit kembali.


Hadir Anggota DPRD Sumut Hj Hidayah Herlina Gusti, anggota DPRD Simalungu Maraden Sinaga, Wakapolres Simalungun Kompol Efianto SH MH,  Staf Ahli Bupati Pemerintahan dan Kesra Akmal A Siregar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Albert R Saragih, Plt Kadis Kesehatan dr Lidya Saragih,  Plt Kasapol PP Adnadi Girsang, Plt BPBD Bob Presly Saragih, Camat dan Forkopimcam Girsang Sipangan Bolon, Divisi BODT Siswanto Sinambela. (Red-SP.ID/FIS).