-->

Kriminalitas dan Narkoba Tertinggi se-Indonesia, PB IMSU Dorong Kapolri Evaluasi Kapolda Sumut

 

    foto : Ketum PB IMSU orasi dalam aksi Agustus 2025 di DPR RI


Jakarta – sumutpos.id - Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU) menyoroti kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Utara yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data resmi nasional, Sumut termasuk provinsi dengan angka kriminalitas tertinggi di Indonesia, baik dari sisi jumlah perkara maupun kasus narkotika.


Mengacu pada data Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Bareskrim Polri periode 1 Januari–27 Juli 2025, dari total 242.380 perkara yang ditangani secara nasional, Polda Sumut menempati peringkat kedua terbanyak. Pada level kewilayahan, Polrestabes Medan tercatat menangani 9.376 kasus, sementara Polsek Percut Sei Tuan (1.172 kasus) dan Polsek Sunggal (1.047 kasus) termasuk yang tertinggi.


Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan bahwa dari total 561.993 tindak pidana di Indonesia, Polda Sumut mencatat 60.724 kasus, menjadi yang tertinggi secara nasional.

PB IMSU juga menyoroti persoalan narkotika yang dinilai sangat serius. Sumatera Utara disebut konsisten menempati peringkat tertinggi sebagai provinsi dengan jumlah kasus dan pengguna narkoba. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, aparat kepolisian secara nasional mengungkap 38.934 kasus narkoba dengan barang bukti mencapai 197,71 ton.


Di tengah situasi tersebut, PB IMSU menilai publik semakin terguncang dengan terungkapnya kasus persidangan di Pengadilan Negeri Binjai (2 Februari 2026) yang menyeret oknum aparat kepolisian. Dalam fakta persidangan, terdakwa mengaku diperintahkan oleh seorang perwira polisi untuk menjual narkotika jenis sabu seberat satu kilogram yang diduga berasal dari barang bukti.


Tidak hanya itu, PB IMSU juga menyinggung kasus internal lain di tubuh Polda Sumut, seperti pencopotan pejabat Propam dan Paminal akibat dugaan pemerasan terhadap anggota, serta dugaan keterlibatan personel dalam kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sempat menjadi perhatian aparat penegak hukum.


Ketua Umum PB IMSU Lingga Pangayumi Nasution menyatakan bahwa rangkaian peristiwa ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait efektivitas pengawasan, pembinaan internal, dan kepemimpinan di Polda Sumut.


“Ini bukan lagi persoalan kasus per kasus. Ini sudah menjadi persoalan sistemik yang berdampak langsung pada rasa aman masyarakat Sumatera Utara,” ujar Ketum PB IMSU.


PB IMSU mendesak Kapolri untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kapolda Sumut, memperkuat pengawasan internal, serta mengambil langkah tegas guna memulihkan kepercayaan publik.


PB IMSU menegaskan bahwa kritik ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa sebagai elemen masyarakat sipil dalam mengawal keamanan, keadilan, dan supremasi hukum di Sumatera Utara. Tim

0 Response to "Kriminalitas dan Narkoba Tertinggi se-Indonesia, PB IMSU Dorong Kapolri Evaluasi Kapolda Sumut"

Posting Komentar